Senin, 09 November 2009

Ketika Itu,

June 30th, 2005

Ketika itu, matanya menetap di wajahmu
Begitu lama hingga kau tersipu. Melayu seperti dedaun turi disapa senja
Lantas dia bersuara sungguh

; engkau cantik. tidak seperti siapa-siapa. seuntuh kamu. tanpa lipstick. tanpa maskara. tanpa perona. seindah bunga dalam warna aslinya.

dia bersungguh. mungkin bersungguh. semoga bersungguh. agar kau tak lagi blingsatan memilih seperangkat alat bersolek. agar kau tak lagi tertipu berbagai merek.

1 komentar:

Mayyadah on 10 November 2009 02:39 mengatakan...

hmmm...pesan dari puisi ini bagus sekali^_^

 

Followers

Ads Banner

Mengenai Saya

Foto Saya
female. environmentalist wannabe. happy as always. open minded. casual ways. simple. impulsive buyer. dreamer. movie freak. book addicted. sometime talk active, sometime being a silent one. always try to pursue life goals and being thankful for every ordinary miracle in life.
Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino