Tampilkan postingan dengan label Memories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memories. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 November 2009

Bintang

July 31st, 2005

Dalam keterdiaman aku bertanya, mengapa bintang dan kita teramat jauhnya.
Hanya sinarnya yang sampai setelah menempuh ribuan tahun cahaya.
Lantas dalam keterdiaman aku merasa teramat berjarak dengannya.
Menerbitkan ingin yang hanya dibawa angin dalam mimpi tanpa judul :
Betapa aku ingin menggegamnya dalam damai memiliki.

(Namun siapa memiliki siapa, toh kita sebenarnya tak pernah memiliki apaapa.)

Arkian,
Aku menatap dalam keterpesonaan penuh. Bahwa jaraklah yang membuat bintang terlihat indah.
Mungkin lebih baik dia tetap di kejauhan sana. Menjadi indah sebab jauh tak tertempuh.

Senin, 09 November 2009

HUJAN

Hujan
June 30th, 2005

Sore di halaman rumah ibu,
aku menyambutmu

[ hujan belum menetas, masih mendengkur di rahim mendung ]

engkau berjaket biru berkaos biru tanpa sepatu
membawa senyum yang kurindu berminggu-minggu. lalu bertanya : apa kabar

[ langit menjawab singkat, plass !!! petir menyalak segalak anjing. hujan terlahir. bumi menyenandungkan penyambutan. selamat datang bayi-bayi langit. akan kutimang dalam embanan sang tanah yang rekah lagi hangat ]

hujan membasahkanmu. menunda jawabanku. haruskah kujawab. engkau menerobos ke rumah. mengibas jaket basah. apa kabarmu, kau bertanya lagi.

aku pasi. lalu lirih berkata ; aku akan mati.

matamu menyipit. hujan di sana. hujan yang berbeda dari mendung yang berbeda.

tapi aku tak kan mati, hanya jika engkau ingin aku hidup.

[ hujan di semesta meriangkan satwa mengundang bianglala. tidak hujan di matamu yang melayukanku dalam kegelisahan ]

lalu, kau menyimpanku dalam pelukan.

[ hujan kian menggila, sore sedemikian dinginnya ]

Minggu, 08 November 2009

Ngilu

kupandangi engkau. tanpa bosan. tak pernah bosan memang. justru waktu serasa semakin menciut. melecut kita pada detik itu. saat engkau melambai pergi. dan kutatap sosokmu yang lantas lenyap di kelokan.

sepi itu serupa martil, bukan. memalu hati sampai ngilu. tanpamu begitu sepi. begitu ngilu.

wajahmu memang masih tertinggal dalam ingatan yang melulu tentang kita. dan cinta yang manis. serta selalu membuat rindu. rindu itu. rindu ini. rindu yang sekarang membekapku. dalam sunyi serta hati ngilu.

Jumat, 06 November 2009

Ambigu

pada sore yang lugu. saat langit kelabu. dan aku. dan kamu.

tak lagi mampu menyuarakan kata. saling berbahasa dalam senyap. barangkali aku salalu salah mengartikan. sebab ambigumu.

cinta itu entah kemana. mungkin menyusup di sela sela hari yang monoton. apa gunanya kita di sini. saling sepi dan menarik diri.
 

Followers

Ads Banner

Mengenai Saya

Foto saya
female. environmentalist wannabe. happy as always. open minded. casual ways. simple. impulsive buyer. dreamer. movie freak. book addicted. sometime talk active, sometime being a silent one. always try to pursue life goals and being thankful for every ordinary miracle in life.
Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino