July 31st, 2005
Dalam keterdiaman aku bertanya, mengapa bintang dan kita teramat jauhnya.
Hanya sinarnya yang sampai setelah menempuh ribuan tahun cahaya.
Lantas dalam keterdiaman aku merasa teramat berjarak dengannya.
Menerbitkan ingin yang hanya dibawa angin dalam mimpi tanpa judul :
Betapa aku ingin menggegamnya dalam damai memiliki.
(Namun siapa memiliki siapa, toh kita sebenarnya tak pernah memiliki apaapa.)
Arkian,
Aku menatap dalam keterpesonaan penuh. Bahwa jaraklah yang membuat bintang terlihat indah.
Mungkin lebih baik dia tetap di kejauhan sana. Menjadi indah sebab jauh tak tertempuh.
Dalam keterdiaman aku bertanya, mengapa bintang dan kita teramat jauhnya.
Hanya sinarnya yang sampai setelah menempuh ribuan tahun cahaya.
Lantas dalam keterdiaman aku merasa teramat berjarak dengannya.
Menerbitkan ingin yang hanya dibawa angin dalam mimpi tanpa judul :
Betapa aku ingin menggegamnya dalam damai memiliki.
(Namun siapa memiliki siapa, toh kita sebenarnya tak pernah memiliki apaapa.)
Arkian,
Aku menatap dalam keterpesonaan penuh. Bahwa jaraklah yang membuat bintang terlihat indah.
Mungkin lebih baik dia tetap di kejauhan sana. Menjadi indah sebab jauh tak tertempuh.

